SELAMAT DATANG DI KOTA SOLO

BERSIH KOTANYA SANTUN MASYARAKATNYA

Solo Batik Carnival Go'es To World 2010 part 2

Jumat, 25 Maret 2011

Solo Batik Carnival di Pesta Budaya Tong-Tong Belanda
Satu lagi hal yang cukup membanggakan untuk warga adalah terpilihnya Solo Batik Carnival (SBC) untuk mengisi acara yang bernama " Tong-Tong Cultural Feast " atau Pesta Budaya Tong-Tong yang di selenggarakan di Den Haag, Belanda pada pertengahan April 2010.
"SBC yang telah sukses mengikuti festival bertarap internasional di Singapura, pertengahan April mendatang diundang ke Den Haag, Belanda untuk tampil dalam pesta budaya Tong-Tong," kata Wali Kota Surakarta, Jateng, Joko Widodo, di Solo.
Tetapi, katanya, pihak panitia pesta budaya di Den Haag tersebut hanya mengundang enam orang peserta SBC. Pemkot Surakarta mengirimkan 60 peserta yang tergabung dalam SBC pada Festival Chingay di Sirkuit F-1 Area, Singapura.

Biaya kehadiran peserta SBC ke pesta budaya Tong-Tong, katanya, ditanggung oleh pihak pengundang.
Ia mengharapkan, siapa saja peserta SBC yang lolos seleksi dan tampil pada pesta budaya tersebut harus bisa memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin untuk mengangkat citra Solo.
"Promosikanlah potensi Solo sehingga para wisatawan yang ada di Belanda itu tertarik kepada budaya Solo dan mau datang kemari untuk menikmati keindahan seni budaya yang ada di kota ini," katanya.
Ia mengemukakan, undangan kepada SBC untuk tampil di pesta budaya itu menandakan bahwa seni budaya di Solo kembali mulai dikenal melalui batik.
Berbagai potensi seni di kota itu, katanya, harus terus dikembangkan pada masa mendatang agar meningkat daya tariknya tanpa meninggalkan keasliannya.
Penangggung jawab SBC, Heru Mataya, mengatakan, enam peserta SBC yang dikirim ke pesta budaya Tong-Tong akan dipilih dari mereka yang telah mengikuti Festival Chingay.
"Kami dalam waktu dekat ini akan melakukan seleksi terhadap 60 peserta untuk diambil enam orang yang nantinya untuk mengikuti pestival budaya Tong-Tong tersebut," katanya.
Sampai akhirnya setelah proses seleksi yang ketat maka, sebanyak enam peserta Solo Batik Carnival (SBC) akan berangkat ke Den Haag, Belanda, pada hari Selasa (30/3), untuk tampil di perhelatan Pasar Malam Indonesia 2010 yang akan berlangsung di ibukota negeri kincir angin tersebut pada tanggal 1-5 April 2010.
               “Tawaran untuk tampil di berbagai negara terus mengalir, menyusul penampilan mereka dinilai cukup memukau,” kata Kepala Disbudpar Solo, Purnomo Subagyo seperti dikutip dalama siaran pers Seksi Pelayanan Informasi Monumen Pers Nasional (MPN) Solo, Selasa (30/3).Sebelumnya, SBC telah tampil di Parade Internasional Chingay di Singapura dan mendapat sambutan hangat dari warga setempat, sedangkan Pasar Malam Indonesia 2010 di Den Haag merupakan kegiatan promosi budaya dan pariwisata Indonesia. Keberangkatan SBC dibiayai sepenuhnya oleh Kementerian Luar Negeri yang secara khusus mengundang SBC kesana.
“Banyaknya acara di luar negeri yang memakai SBC tentu akan memudahkan branding Kota Solo di mata dunia. Rencananya SBC juga akan berangkat ke Shanghai, China. Pihak panitia setempat sudah menyampaikan undangan secara lisan kepada Walikota Solo,” kata  Purnomo.
            Di Belanda, peserta SBC akan menampilkan performance di atas panggung. Mereka juga akan berparade memamerkan kostumnya, sedangkan kostum yang akan mereka kenakan nanti bermotif batik yang terilhami dari bentuk merak hijau, dodot soga, panji biru dan kelana merah. Dalam acara tersebut mereka juga akan membagikan leaflet kalender kegiatan Kota Solo.
Pasar Malam Indonesia 2010 tidak hanya diisi peserta SBC saja, namun juga ada perwakilan dari kota lain seperti Maluku. Selain SBC, wakil Solo yang akan mengisi acara adalah Semarak Candra Kirana pimpinan Irawati Kusumoasri dan perancang Joko SSP.
            “SBC merupakan satu-satunya peserta yang dibiayai Kementerian Luar Negeri. Keenam peserta SBC yang akan berangkat adalah Tomy, Yanuar, Arifatul Uliana, Mery, Ning, dan Quintanova sebagai leader-nya,” katanya menambahkan.

0 komentar:

Posting Komentar

Sugeng Rawuh

Sugeng Rawuh

Label Cloud




Statistik


awoencahsolo. Diberdayakan oleh Blogger.